Keuntungan Pendirian PT Menurut Jasa Pendirian PT Jakarta


Ketika anda baru memulai bisnis dan anda memiliki modal yang cukup besar (minimal Rp 50.000.000,-) maka ada baiknya anda mendirikan PT dengan menggunakan jasa pendirian PT Jakarta. Memang ada beberapa badan usaha yang biasanya digunakan untuk mengembangkan bisnis, mulai dari PT (Perseroan Terbatas), CV (Commanditaire Vennootschap) dan juga Firma. Jika anda masing bingung antara ketiganya kira-kira badan usaha mana yang cocok untuk mengembangkan usaha anda, jika anda menggunakan jasa pendirian PT maka anda bisa berkonsultasi yang diberikan secara gratis kepada kliennya. Ketika usaha anda sudah berkembang pesat dimana aset dan kebutuhan modal usaha anda bertambah, maka tentu lebih baik ketika anda mendirikan PT. Misalnya usaha anda berupa distributor makanan ke seluruh provinsi yang ada di Pulau Jawa, karena usaha tersebut sangat besar maka pastinya membutuhkan modal yang besar, maka dari itu mendirikan PT adalah pillihan yang tepat. Apalagi PT merupakan badan usaha yang sudah berbadan hukum dan sudah diatur oleh undang-undang.


                Karena berbadan hukum, PT seringkali lebih dipercaya oleh klien karena adanya jaminan legalitas atas usahanya. Hal tersebut akan menambah kepercayaan klien dan menjadi salah satu faktor kemenangan dalam persaingan antar usaha pada sektor yang sama. Jika anda tertarik untuk mengikuti tender yang diselenggarakan oleh pemerintah, maka usaha anda harus dalam bentuk PT karena proyek pemerintah memiliki nilai yang sangat besar. Namun perlu anda ingat bahwa sebelum anda mengajukan pendirian PT anda sudah harus memiliki nama yang akan anda ajukan.

                Berbeda ketika mendirikan CV dan juga Firma yang tidak memiliki modal minimal, untuk mendirikan PT seperti yang disebutkan di atas bahwa harus ada modal minimal sebesar Rp 50.000.000,- yang mana 25% nya harus disetorkan ke PT. Pendirian PT juga lebih menguntungkan daripada CV maupun Firma karena harta pribadi tidak akan diikutsertakan dalam segala aktivitas PT. Jadi ketika terjadi kegagalan proyek yang menyebabkan kerugian, maka harta pribadi pemilik modal tidak akan disita.